Warga Asing Diamankan Kodim Serui

Jayapura,Suaramambruk.com -berlokasi di Kampung Sewa Distrik Wapoga Kabupaten Waropen, Kodim 1709/Yawa melalui personelnya di Koramil 1709-03/Waropen Bawah, kembali mengamankan Warga Negara Asing asal China, Sabtu (20/11/2021).

Saat dikonfirmasi, Letkol Inf Leon Pangaribuan, S.H Komandan Kodim 1709/Yawa menjelaskan, “6 orang WNA yang diamankan oleh personel Koramil 1709-03/Warbah yang dipimpin oleh Serma Dedy Setiawan Danposramil Wapoga tersebut, berawal dari adanya informasi dari salah satu warga yang mengatakan keberadaan 6 WNA yang sedang melakukan aktivitas penambangan emas ilegal dikampung sewa distrik wapoga”.

“Setelah personel turun langsung kelapangan dan mendapati ke-6 orang WNA, kemudian dilanjutkan pemeriksaan, namun ke-6 warga asing tersebut tidak dapat menunjukkan tanda pengenal maupun dokumen resmi (paspor)dari negara asalnya, kemudian anggota membawa para WNA tersebut untuk diamankan dan dimintai keterangan lebih lanjut di Wisma Cenderawasih Jl. Sudirman Kabupaten Kepulauan Yapen”, lanjutnya.

Ke-6 warga asing tersebut bernama Ge Junfeng (48 Tahun), Lein Feng (37 Tahun), Yan Gangping (41 Tahun), Tan Liguo (54 Tahun), Tan Lihua (58 Tahun)dan Lu Huacheng (38 Tahun) yang berasal dari Negara China, dan baru saja memasuki hari ke-4 keberadaan mereka diKampung Sewa Distrik Wapoga Kabupaten Waropen.

“Selain tidak mempunyai dokumen resmi/pasport, ke-6 WNA asal China ini juga tidak memiliki kemampuan berbahasa indonesia, sehingga untuk proses selanjutnya akan kami kawal untuk diberangkatkan ke Korem 173/PVB dan dilanjutkan penyerahan prosesnya kepada Kantor Keimigrasian Biak”. pungkas Dandim

Sebelumnya Koramil 1709/Yawa menangkap 2 orang warga negara asing (WNA) asal Tiongkok di Kampung Waweri, Distrik Wapoga, Kabupaten Waropen. Masing-masing bernama Ling Yun Feng dan Li Lin yang bekerja sebagai pembuat tongkang.

Komandan Kodim 1709/Yawa Letkol Inf Leon Pangaribuan menyebutkan keberadaan 2 WNA diketahui menggunakan visa turis

“Keduanya ditangkap sekitar pukul 10.00 WIT, setelah diperoleh informasi dari anggota pos Ramil 1709/Yawa-Wapoga adanya 2 WNA yang sedang bekerja, namun menggunakan visa turis atau kunjungan,” ujarnya, Kamis malam, 22 April 2021.

Leon menyebutkan informasi dari Imigrasi Biak diketahui keduanya sudah melaporkan diri dengan visa kunjungan atau wisata.

“Tujuan kedatangan 2 WNA tak sesuai dengan visa yang dimilikinya. Mereka bekerja membuat tongkang atas permintaan Nelly dan Mr Lee yang berdomisili di Nabire. Rencananya tongkang itu digunakan untuk pembuatan alat-alat perusahaan tambang emas,” jelasnya.

Rencananya pada Jumat 23 April 2021, kedua WNA akan diserahkan ke Imigrasi Biak, melalui Korem 173/PVB Biak. (SM02)

 

 

 6 total views,  6 views today

Mambruk

Sebuah Berita Terkini & Investigasi Di Tanah Papua

Tinggalkan Balasan