Pangdam Kasuari Punya Rekam Jejak Kuat Pangkostrad

Manokwari,suaramambruk.com — Seiring dengan dilantiknya Jenderal Dudung Abdurachman sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) menggantikan Jenderal Andika Perkasa yang naik kelas menjadi Panglima TNI, maka jabatan Pangkostrad yang selama ini dipegang Dudung akan dilepaskan. Sejumlah jenderal disebut berpeluang jadi orang nomor satu di Kostrad.

Salah satunya adalah jenderal Kopassus ini. Jenderal Kopassus yang disebut berpeluang jadi Pangkostrad ini adalah Mayjen I Nyoman Cantiasa yang saat ini tengah dipercaya memegang jabatan Pangdam Kasuari.

 

Dia adalah mantan Danjen Kopassus I Nyoman Cantiasa bukan jenderal biasa. Ia tak hanya jago tempur, tapi jenderal cerdas. Sebagai bukti, Nyoman Cantiasa adalah lulusan terbaik Akademi Militer tahun 1990 pemegang bintang penghargaan bergengsi Adhi Makayasa.

Berikut profil lengkap Mayor Jenderal TNI I Nyoman Cantiasa, dilansir dari kanal YouTube Pejabat Publik.

Pria kelahiran Buleleng Bali pada 26 Juni 1967 dan seorang Akademi Militer tahun 1990 dari kecabangan Infanteri.

I Nyoman Cantiasa adalah seorang prajurit militer dengan prestasi sebagai siswa Karya Tulis Terbaik Dikreg XLI Sesko TNI T.A 2014.

Sejak kecil dia sudah bercita-cita ingin menjadi bagian dari militer, karena lingkungan rumah yang dekat dengan Polres dan Kodim Buleleng serta pamannya Wayan Sada sebagai anak buah pahlawan I Gusti Ngurah Rai.

Mayjen I Nyoman Cantiasa kini menjabat sebagai Panglima Komando Daerah Militer XVIII Kasuari sejak 26 Agustus 2020.

I Nyoman Cantiasa juga terus mengemban pendidikannya meskipun telah lulus dari Akmil, sempat melanjutkan di Sesarcab Infanteri, Seskoad (2004), Sesko TNI (2014), terakhir Lemhannas.

Bahkan Mayjen Cantiasa pernah ditunjuk dalam operasi militer pembebasan sandera di Papua pada saat masih menjabat sebagai Letnan Satu.

Operasi ini berakhir pada 9 Mei 1996 yang menewaskan dua dari sebelas orang sandera yaitu Matheis Yosias Lasembu peneliti ornitologi dan Navy W. Th Panekenan peneliti biologi.

Ketika menjabat sebagai Mayor, I Nyoman Cantiasa pernah menduduki jabatan sebagai Danseko Pusdikpassus dan Dansepara Pusdikpassus.

Kemudian mengalami kenaikan jabatan sebagai Letnan Kolonel dan menjabat sebagai Pabandya Ops Makopassus, Danyon 811 Sat-81 Kopassus, hingga menjadi Wadansat-81 Kopassus (2010).

Karirnya terus melesat saat menjadi kolonel, Dansat 81 Kopassus (2010), Danpusdikpassus (2012), Danmentar Akmil (2015), hingga Danrem 163 Wirasatya (2015).

Sebelum menjabat sebagai Mayor Jenderal, I Nyoman Cantiasa pernah menjadi Brigadir Jenderal Danrem 173 Praja Vira Braja (2017) dan Kasdam XVII Cenderawasih (2017).

Hingga saat ini diangkat menjadi Mayor Jenderal dan sebelum menjadi Pangdam XVIII Kasuari (2020), I Nyoman Cantiasa pernah menduduki jabatan sebagai Pa Sahli Tk. III Bid. Polkamnas Panglima TNI (2018), dan Danjen Kopassus (2019).

Inilah salah satu kandidat calon Pangkostrad yang sial mengisi kekosongan kursi yang ditinggalkan KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman. ( SM01)

 

 

 10 total views,  10 views today

Mambruk

Sebuah Berita Terkini & Investigasi Di Tanah Papua

Tinggalkan Balasan