Kecewa Dengan Oknum Manajemen, Jacksen F Tiago Sempat Berpikir Hengkang

Suaramambruk.comm –Pelatih (Juru Taktik) Persipura, Jacksen F Tiago mengaku sangat kecewa dengan insiden yang terjadi di ruang ganti Persipura maupun di dalam Ujicoba /Training Matchmelawan Persita, Minggu (13/6/2021).

Peristiwa di ruang ganti Persipura Jayapura itu membuat Jacksen F Tiago sempat memikirkan keputusan-keputusan terburuk yang dapat diambilnya, termasuk meninggalkan klub.

Dalam wawancara yang diunggah di kanal Youtube Persipura, Jacksen F Tiago tampak tidak dapat menutupi kekecewaan di raut mukanya.

“Jujur, sebelum pertandingan itu saya berpikir banyak hal, termasuk keputusan-keputusan terburuk yang bisa saya ambil, seperti keluar dari tim. Ada banyak hal,” ujar Jacksen F Tiago.

Jacksen F Tiago mengaku sudah dikecewakan beberapa oknum di Persipura yang melakukan tindakan indisipliner jelang pertandingan melawan Persita dimulai.

Meski demikian, Jacksen F Tiago tak ingin membuka secara detail nama-nama oknum yang dimaksud dan jenis tindakan indisipliner yang dilakukan.

“Sekali lagi, kami berhubungan lagi dengan sebuah tindakan indisipliner dalam tim. Dari aspek permainan, jujur saya puas sekali,” ujar Jacksen F Tiago.

“Persoalan terbesar kami dari faktor indisipliner beberapa oknum yang ada di dalam tim dan sangat merugikan,” ujarnya menambahkan.

Pelatih (Juru Taktik) berusia 53 tahun itu menyebut bahwa tindakan indisipliner tersebut sangat berkaitan erat dengan jati diri seseorang, sehingga ia pun sulit berkomentar.

Ia hanya dapat memastikan persoalan yang terjadi di ruang ganti akan coba diselesaikan di internal klub berjulukan Mutiara Hitam.

“Saya sangat sulit bicara karena itu berhubungan dengan jati diri seseorang,” ujar Jacksen F Tiago.

“Kami tidak bisa bicara karena itu berhubungan dengan jati diri orang-orang,” ujar eks-Pelatih (juru taktik) Barito Putera itu.

“Jadi persoalan itu harus kami selesaikan secara internal. Yang jelas, itu sebuah persoalan yang sangat besar,” ucap Jacksen F Tiago dengan tegas.

Kalah dari Persita, Persipura bikin malu Jacksen Tiago

Sebelumnya Persipura Jayapura-Papua harus menelan kekalahan keduanya di laga ujicoba menjelang Piala AFC. Persipura kalah 3-1 dari Persita Tangerang, di Stadion Indomilk Arena, Minggu (13/6/21) kemarin. Sang pelatih, Jacksen Tiago dibuat malu di laga tersebut.

Pasalnya, laga ujicoba tim kebanggaan masyarakat Papua itu harus dibubarkan pada menit ke-65 karena insiden memalukan. Pemain Persipura tersulut emosi dan sempat bersitegang di pertengahan laga.

Jacksen pun kecewa dengan sikap anak asuhnya di laga tersebut. Ia menilai pemainnya tak bisa mengendalikan diri sendiri.

“Musuh terbesar setiap orang adalah diri sendiri. Kalahkan diri sendiri, maka Andalah pemenangnya,” kata Jacksen di akun instagramnya.

Saat dihubungi, Jacksen pun menolak untuk berkomentar. Ia merasa malu atas ulah pemain Persipura di laga ujicoba itu.

“Sekarang ini saya sedang tidak mood untuk berbicara,” kata Jacksen kepada awak Jubi, Senin (14/6/21).

Tak hanya kecewa dan malu, Jacksen bahkan berani mengatakan dengan performa yang ditunjukkan oleh anak asuhnya di laga ujicoba kontra Persita, akan sulit bagi mereka bermain di level Asia sekelas Piala AFC.

“Sekelas AFC, perbuatan kami itu akan didiskualifikasi. Kami semua mempunyai mimpi untuk mendapatkan prestasi tertinggi, bersama kami introspeksi diri untuk mencapai mimpi kami bersama,” tekannya.

Manajemen Persita, I Nyoman Suryanthara, pun angkat bicara soal kekisruhan di laga timnya menghadapi Persipura. Ia membeberkan, keputusan menghentikan laga tersebut disepakati bersama Persipura karena tak ingin pertandingan kian menjurus kasar.

“Keputusan itu memang serentak kami ambil, dari manajemen Persipura dan Persita, untuk menghentikan pertandingan karena kami tidak ingin permainan ini ternodai dengan hal-hal yang memicu emosional kedua belah pihak. Sempat terjadi kesalahpahaman tapi semua tetap terkendali dan bisa diselesaikan dengan baik,” ujarnya.

 

 

 21 total views,  21 views today

Mambruk

Sebuah Berita Terkini & Investigasi Di Tanah Papua

Tinggalkan Balasan