Hendak Demo Tolak Otsus , 106 Orang Ditahan Brimob Polda Papua Barat

Manokwari, Suaramambruk.com — Polda Papua Barat dan jajarannya mengamankan 106 orang pengunjuk rasa yang turun ke jalan menolak Otsus Jilid II di beberapa titik di Kota Manokwari, Papua Barat, Selasa (25/5/2021). Para pengunjuk rasa ini diamankan polisi karena dianggap melanggar protokol kesehatan (prokes) ditengah pandemi Covid-19.

Awalnya polisi memberikan imbauan agar tidak berkerumun, namun massa tetap tidak ingin membubarkan diri, sehingga mereka diamankan dan di bawa ke Mako Brimob. Kabid Humas Polda Papua Barat Kombes Pol. Adam Erwindi, S.Ik.MH mengatakan mereka diamankan oleh petugas, bukan ditangkap. “Ini agar tidak menimbulkan cluster baru Covid-19,” tuturnya.

Menurut Kabid Humas, karena melakukan kerumunan dan massa telah diimbau untuk bubar, tetapi tidak mau, sehingga mereka diamankan. “Saat ini Polda Papua Barat bersama TNI sedang giat – giatnya melaksanakan giat KRYD, tujuannya mengingatkan masyarakat agar tetap melaksanakan aktifitas sesuai protokol kesehatan. Mereka diamankan polisi untuk didata dan dilakukan swab,” ungkap Adam

Sebelumnya, pada Jumat (21/5), ratusan orang dari kelompok masyarakat dan mahasiswa di Manokwari melakukan aksi turun jalan di sejumlah titik , antara lain Di Amban , Marina Dan Fanindi Mereka hendak menuju kantor lembaga kultur Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB). Aksi itupun dihadang sejumlah Aparat Gabung.Namun Sejumlah Masa Sempat medatangi kantor MRPB mengunakan Motor mereka  meminta kawan – kawan mereka yang ditahan dimarkas Brimob Polda Papua Barat Dibebaskan .

Ketua MRPB, Maxsi Nelson Ahoren, bersama sejumlah anggotanya sempat mendatangi tempat aksi dan disepakati aksi Jumat itu akan kembali digelar Selasa ini.

“Saya harap semua tetap jaga keamanan dan kedamaian kota Manokwari, silahkan sampaikan aspirasi dengan cara-cara damai, adik – adik yang ditahan polisi akan Kami Bebaskan” ujar Ahoren kepada massa aksi di jalan Gunung Salju Amban Manokwari Barat.(SM01)

 3 total views,  3 views today

Mambruk

Sebuah Berita Terkini & Investigasi Di Tanah Papua

Tinggalkan Balasan