Polisi: Bandara Ilaga Kembali Normal Pasca Pembakaran Helikopter

Timika ,Suarmambruk.com — Kepolisian memastikan aktivitas penerbangan ke Bandara Aminggaru, Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua kembali normal pasca pembakaran helikopter dan teror penembakan, Minggu (11/4/2021) malam.

Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia mengatakan, perkembangan situasi di wilayah Ilaga, ibu kota Kabupaten Puncak masih kondusif hingga Senin (12/4/2021) pagi.“Di wilayah (kota) Ilaga, sementara kondusif. Penerbangan sudah normal seperti biasa,” katanya ketika dihubungi Seputarpapua dari Timika, Senin.

Kompol I Nyoman membenarkan bahwa sejumlah warga di dekat area Bandara Aminggaru memang sempat mengamankan diri setelah mendengar tembakan dan pembakaran helikopter.“Ada beberapa warga di sekitaran dekat bandara mengamankan diri ke tempat yang lebih aman. Tapi tidak banyak,” kata dia.

Pada Minggu malam, aparat keamanan TNI/Polri setempat fokus mengamankan warga sipil yang ketakutan menyusul rentetan aksi teror penembakan.“Kami tadi malam memang fokus utamakan bagaimana mengamankan masyarakat di sekitaran bandara,” ujar Nyoman.

Sementara itu, Kompol I Nyoman belum bisa memastikan perkembangan situasi terakhir di wilayah distrik Beoga mengingat sulitnya akses komunikasi ke sana.

Sebelumnya, dua orang guru meninggal ditembak KKB di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Puncak. Oktavianus Rayo ditembak pada Kamis (8/4/2021) dan Yonatan Renden ditembak pada Jumat (9/4/2021).

“Untuk wilayah Beoga, sampai sekarang komunikasi telepon masih susah tersambung ke sana,” katanya.

Polisi telah melakukan olah TKP kasus pembakaran helikopter di Bandara Ilaga. Heli tersebut diketahui dioperasikan oleh Unitrade Persada Nusantara di bawah AOC PT Ersa Eastern Aviation.“Tadi (Senin pagi) kami baru habis olah TKP. Kaca depan heli dipecah dan dibakar. Tapi tidak semua badan pesawat dibakar, cuma di bagian depan saja,” katanya.

Polisi menduga kuat pelaku pembakaran adalah kelompok kriminal bersenjata (KKB), yang juga sempat melepaskan tembakan di area Bandara Aminggaru, Ilaga.“Kami duga pelaku adalah KKB. Mereka sempat buang tembakan tiga kali kemudian melarikan diri,” ucap I Nyoman.

Aparat gabungan TNI/Polri masih memburu kelompok bersenjata tersebut yang kerap melakukan serangan dengan taktik hit and run.“Kami melakukan pengejaran, tapi pelaku belum didapat. Namun sekarang situasi sudah aman, sudah kondusif,” jelas Nyoman.( SM04)

 

 2 total views,  2 views today

Mambruk

Sebuah Berita Terkini & Investigasi Di Tanah Papua

Tinggalkan Balasan