Perang Suku Terjadi di Papua Nugini, Polisi Ingatkan Potensi Pertumpahan Darah

Suarmambruk.com — Kepolisian Provinsi Eastern Highlands, Papua Nugini, mengingatkan ancaman terjadinya pertumpahan darah yang besar akibat perang antarsuku yang terjadi di wilayah itu pada pekan lalu.

Dikutip  dari The Guardian pada Senin, 12 April 2021, perang antara Suku Agarabi dan Tapo terjadi di perbatasan Kota Kainantu, Provinsi Eastern Highlands, Papua Nugini.

Kedua suku menggunakan senjata laras panjang hingga granat untuk berperang.total 19 orang telah tewas akibat perang sepanjang pekan lalu. Perang terjadi akibat sengketa lahan yang melibatkan kedua suku.

Perang sempat terhenti pada hari Sabtu dan Minggu. Menurut keterangan polisi, perang terhenti karena kedua kubu memperingati hari besar keagamaan.

Meski demikian, polisi khawatir perang akan kembali pecah pada hari ini.

“Banyak laporan kepada kami yang mengungkapkan perang yang lebih besar akan terjadi karena kedua kubu berkesempatan mengumpulkan senjata selama perang terhenti,” ujar Michael Welly, komandan polisi Provinsi Eastern Highlands.

“Nyawa yang melayang akan lebih banyak jika kita tidak segera melakukan antisipasi,” sebutnya lagi.

Salah seorang warga setempat, berusia 28 tahun, rumahnya hancur terbakar akibat perang.dia juga terpisah dengan suaminya saat kabur dari rumah bersama kedua anaknya untuk menyelamatkan diri saat perang terjadi.”Saya mendengar banyak orang telah terbunuh dan saya sangat khawatir karena kedua anak saya masih kecil,” sebutnya.

Michael Welly mengatakan, tensi di antara kedua kubu yang berperang masih sangat tinggi.

“Kedua kubu sempat menandatangani perjanjian damai pada Kamis pekan lalu. Namun, terjadi pertikaian antara 2 wanita terkait masalah rumah tangga,” ujarnya.

“Hal itu memicu tensi di antara kedua kubu meninggi lagi seiring anggapan masing-masing bahwa salah satu pihak telah memulai lagi penyerangan,” ucapnya mengimbuhkan.

Michael Welly mengatakan, perang antara Suku Agarabi dan Tapo dimulai pada akhir bulan Februari dan awal Maret 2021.( SM01)

 2 total views,  2 views today

Mambruk

Sebuah Berita Terkini & Investigasi Di Tanah Papua

Tinggalkan Balasan