Sopir yang Hilang Di Pegunungan Arfak , Bukan Rombongan Gubernur

Manokwari ,Suaramambruk.com —  Pengacara Gubernur Papua Barat, Yan Christian Warinussy ,SH menegaskan bahwa korban atas nama Dirman (32) tahun yang diduga hanyut tertelan banjir di Sungai Didohu, Kabupaten Pegunungan Arfak, Provinsi Papua Barat, Sabtu (13/3/2021) sekitar pukul 14:00 wit ” sang sopir sesungguhnya bukan bagian dari rombongan Bapak Gubernur Papua Barat yang adalah klien saya,”. Kata Warinussy melalui Wa Kepada Suaramambruk.com

lebih lanjut Warinussy menjelaskan Sebab korban adalah sopir yang membawa sebuah kendaraan Hilux dan mengantar sekelompok warga masyarakat Kampung Iranmeba yang melakukan penyampaian aspirasi kepada Gubernur Papua Barat Drs.Dominggus Mandacan hari itu (Sabtu, 3/3).

“Jadi setelah bapak Gubernur Papua Barat memberi jawaban atas aspirasinya, maka rombongan masyarakat Kampung Iranmeba tersebut kembali ke kampunya dengan menumpang mobil yang dikendarai korban.,” Kata Warinussy

(Yan Christian Warinussy ,SH Bersama KabsarnarMonce Bruruy )

Sementara Gubernur Mandacan dan rombongan langsung melanjutkan perjalanan ke kota Manokwari. Setelah korban menurunkan para penumpangnya di kampung Iranmba dan saat kembali dia melintasi Sungai Didohu dan diduga keras mengalami musibah mobilnya terseret banjir sungai tersebut dan dia hilang hingga saat ini.

Jadi korban Dirman bukan merupakan bagian dari rombongan Gubernur Papua Barat. Hal ini saya tegaskan berdasarkan keterangan saksi fakta yang hadir saat itu dan klarifikasi dari Kepala Badan SAR Nasional Papua Barat Monce Bruruy.

Sebelumnya seorang warga dilaporkan hilang terseret arus Sungai Didohu, Kabupaten Pegunungan Arfak. Korban merupakan sopir yang turut mengantarkan warga menghadiri kegiatan Gubernur Papua barat saat peresmian jalan.

Kepala Kantor SAR Manokwari, Monce Burury mengatakan, korban atas nama Dirman (32). Dia sempat menghadiri acara peresmian jalan oleh Gubernur Papua Barat dan Bupati Pegunungan Arfak, Sabtu (14/3/2021).

“Korban diduga terseret arus Sungai Didohu, Kabupaten Pegunungan Arfak,” kata Monce. Dia menjelaskan, kejadian berawal saat korban menggunakan kendaraan Toyota Hilux perjalanan pulang setelah mengantarkan warga. Namun mobilnya terjebak di tengah sungai, sehingga korban melompat ke luar kendaraan. “Korban meloncat ke sungai dan terbawa arus,” ujarnya. Dia mengatakan unsur yang terlibat dalam pencarian terdiri dari Basarnas 10 orang, TNI AL satu orang, Polsek Pegunungan Arfak lima orang, Koramil Didohu tiga orang dan keluarga korban 16 orang.

 32 total views,  32 views today

Mambruk

Sebuah Berita Terkini & Investigasi Di Tanah Papua

Tinggalkan Balasan