PSSI Tak Ada Pengganti Persipura di Piala Menpora 2021 Hingga Kronologinya

Jayapura ,Suaramambruk.com –Piala Menpora 2021 hampir pasti hanya diikuti 17 peserta dari Liga 1. PSSI mengonfirmasi, tidak akan menambah atau menunjuk tim lain untuk menggantikan Persipura Jayapura yang menyatakan tak ikut turnamen pramusim kali ini.

Sekjen PSSI, Yunus Nusi menjelaskan pihaknya tengah menunggu jawaban terakhir dari Persipura. Tim asal Papua itu telah diberikan waktu seminggu untuk berdiskusi apakah mengubah keputusan dan ikut Piala Menpora.

“Apabila Persipura memutuskan untuk tetap tidak ikut, maka Piala Menpora tetap dimainkan dengan 17 tim,” kata Yunus. 00:00/00:00 Sebelumnya, Persipura menegaskan tidak berpartisipasi di Piala Menpora 2021 karena diperlakukan tidak adil oleh operator turnamen. Padahal, tim Mutiara Hitam sempat diikutsertakan saat drawing dan masuk di Grup A bersama Arema FC, Barito Putera, PSIS Semarang dan Tira Persikabo.

 

Kick Off 21 Maret di Solo Piala Menpora 2021 akan kick off pada 21 Maret mendatang di Solo. Ajang tersebut berlangsung selama lebih dari sebulan, sebagai pemanasan dan tolak ukur untuk kompetisi Liga 1, 2 dan 3 yang wacananya digelar Juni nanti.  Piala Menpora akan memperebutkan total hadiah senilai Rp4,2 miliar dengan rincian juara Rp2 miliar, runner-up Rp1 miliar, peringkat ketiga Rp750 juta, serta peringkat keempat Rp500 juta. Tiap tim juga akan mendapat bonus pertandingan dengan rincian, menang Rp150 juta, Rp100 untuk kalah dan Rp125 juta apabila hasil imbang.

 

PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), menjadikan Piala Menpora, sebagai gambaran kepada kepolisian untuk kompetisi musim 2021. Protokol kesehatan ketat diterapkan selama ajang tersebut berlangsung. 00:00/00:00 Suporter juga dilarang datang ke stadion untuk mendukung tim kesayangannya. PSSI telah memutuskan semua pertandingan Piala Menpora, dilangsungkan tanpa penonton dan tidak boleh ada nonton bareng (nobar)

Kronologi Persipura Jayapura Tak Ikut Piala Menpora 2021

Sebelumnya PSSI merilis kronologi Persipura Jayapura tak mengikuti Piala Menpora 2021. Mutiara Hitam dipastikan menjadi satu-satunya tim yang tak ikut ajang pramusim ini.

Awalnya, Persipura sempat mempertimbangkan beberapa hal soal keikutsertaan mereka di Piala Menpora. Lewat surat ke Panitia Pelaksana (OC) Piala Menpora pada 24 Februari, Persipura minta keterbukaan soal grouping dan penempatan lokasi peserta, hadiah, serta biaya transportasi.

Persipura keberatan klub cuma mendapat biaya transportasi sebesar Rp 100 juta. OC Piala Menpora baru merespons pada 1 Maret atau selang lima hari dari surat Persipura.

 

“Bantuan biaya transportasi sebesar Rp 100.000.000 sangat jauh dari nilai yang akan kami keluarkan sebagai biaya transportasi. Kami pergi dan pulang lokasi home Piala Menpora 2021, biaya yang kami keluarkan untuk perjalanan pergi pulang berkisar Rp 320.000.000. Untuk itu, terkait bantuan transportasi kami menawarkan 2 opsi kepada OC, yaitu memenuhi kebutuhan biaya tersebut (Rp 320.000.000) atau membelikan tiket serta membayar bagasi kami,” begitu bunyi surat Persipura bernomor 004/PT.PP/II/2021 pada 24 Februari.

OC Piala Menpora 2021 dalam surat balasannya ke Persipura menyatakan siap meningkatkan uang transportasi. Tapi, tak mengabulkan angka yang diminta Persipura sebesar Rp 320 juta.

“Adapun pertimbangan biaya tersebut disesuaikan dengan memperhatikan faktor geografis klub serta kondisi keuangan panitia pelaksana,” bunyi surat resmi OC ke Persipura pada 1 Maret.

Pada hari yang sama saat membalas surat Persipura Jayapura, OC Piala Menpora juga mengirim surat resmi ke seluruh peserta turnamen. Lewat surat yang bernomor 004/LIB-COR/III/2021, dijelaskan bahwa pembagian grup semua peserta akan dilakukan secara drawing, namun beberapa hal tetap mempertimbangkan apa yang menjadi masukan dan hasil konsultasi dengan Mabes Polri.

Juga dijelaskan tentang akomodasi sejumlah 17 kamar berikut diinformasikan jumlah hadiah selama turnamen. Surat itu sekaligus menjawab pertanyaan Persipura soal keterbukaan soal grouping dan penempatan lokasi peserta.

Artinya, cuma biaya transportasi Persipura saja yang tidak dikabulkan. Masalahnya, OC Piala Menpora terlambat membalas surat Persipura.

Di satu sisi, pendaftaran peserta Piala Menpora sudah ditutup pada 26 Februari. Selain Persipura, ada juga Persebaya Surabaya, Persita Tangerang dan Persik Kediri, yang sebenarnya belum mendaftar pada deadline itu.

Pada akhirnya, Persebaya, Persita, dan Persik mendaftarkan diri meski telat. Cuma Persipura saja yang tak kunjung mendaftar meski PSSI dan OC tetap menunggu.

Tapi OC tetap mengundang Persipura pada 5 Maret ke Manager Meeting dan drawing Piala Menpora pada 8 Maret. Persipura tetap pada pendiriannya untuk tak mendaftarkan diri.

“Hal tersebut berkaitan dengan keterlambatan OC Piala Menpora 2021 dalam menanggapi beberapa hal yang kami anggap penting untuk memutuskan keikutsertaan kami dalam Piala Menpora 2021,” begitu balasan surat Persipura soal undangan OC Piala Menpora ke Manager Meeting dan Drawing.

 

Terakhir, Persipura mengirim surat lagi pada 9 Maret. Manajemen Mutiara Hitam meminta maaf tak bisa ikut serta di Piala Menpora.

Sebelumnya, Ketua OC Piala Menpora Akhmad Hadian Lukita sudah meminta maaf soal keterlambatan membalas surat Persipura Jayapura. Kesalahan itu pada akhirnya membuat Persipura enggan ambil bagian.

“Persipura itu soal administrasi, jadi mereka berkirim surat ke kami. Tetapi kami memang telat meresponsnya,” kata Lukita kepada detikSport pada 9 Maret lalu.

“Saya sebagai Ketua OC Piala Menpora bertanggung jawab atas hal ini. Tetapi kami masih berharap Persipura bisa ikut Piala Menpora,” ujar Lukita. (SM06)

 1 total views,  1 views today

Mambruk

Sebuah Berita Terkini & Investigasi Di Tanah Papua

Tinggalkan Balasan