Propam Polri Ke Ambon Selidik Oknum Polisi Jual Amunisi Dan Senjata Ke OPM

Jakarta,Suaramambruk.com– Kasus dua anggota Polri yang menjual senjata ke kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Papua membuat Propam Mabes Polri turun tangan. Tim khusus dikirimkan ke Polda Maluku.

“Propam Polri mengirimkan tim khusus untuk mendampingi Propam Polda Maluku melakukan penyelidikan kasus ini,” kata Kadiv Propam Polri Irjen Ferdi Sambo, Senin (22/2),

Ferdi Sambo menjelaskan, apabila 2 Anggota Polri (masing-masing dari Polresta Pulau Ambon dan Polres Pulau Lease) melakukan tindak pidana seperti yang disangkakan yaitu melakukan jual beli senjata maupun amunisi kepada Kelompok OPM , karenanya akan diajukan ke pengadilan.

“Sidang Komisi Etik Propam Polri akan segera dilakukan setelah putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap atau inkracht,” tegas dia.

Selain itu juga, Polri meminta masyarakat untuk melaporkan apabila mengetahui, mendengar atau melihat peristiwa pidana yang melibatkan Anggota Polri.

“Polri mengajak masyarakat untuk memantau dan mencermati kasus-kasus yang melibatkan Anggota Polri di seluruh Wilayah Hukum RI,” tutup dia.

Diketahui, dua oknum anggota polisi di Maluku ditangkap karena diduga menjual senjata api (senpi) ke Kelompok OPM di Bintuni, Papua.

Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol M. Roem Ohoirat mengatakan pihaknya masih melakukan koordinasi dengan Polda Papua Barat serta Polres Bintuni terkait penangkapan tersangka yang membawa senjata api (senpi) dan amunisi dari Kota Ambon.

“Dari hasil pengembangan pemeriksaan terhadap pelaku yang ditahan di Polres Bintuni, mengaku kalau senpi dan amunisi tersebut dibeli dari Ambon,” kata Roem, seperti dilansir Antara, Senin (22/2).

Menurut dia, atas informasi tersebut maka Kapolda Maluku Irjen Pol Refdi Andri memerintahkan Kapolresta Ambon dengan didukung oleh Polda Maluku melakukan koordinasi dengan Polres Bintuni dan Polda Papua Barat.

“Selain itu juga telah dilakukan penyelidikan di Ambon dan hasilnya telah dilakukan penangkapan terhadap beberapa orang,” ujarnya tanpa merinci berapa oknum yang telah ditahan dan status mereka belum disebutkan. (SM06)

 8 total views,  8 views today

Mambruk

Sebuah Berita Terkini & Investigasi Di Tanah Papua

Tinggalkan Balasan