Akibat Ulah OPM ,359 Orang Mengungsi ke Gereja

Jayapura,Suaramambruk.com –    Warga sipil bernama Ramli (32) ditembak Kelompok Organisasi Papua Merdeka ( OPM). Seusai kejadian itu, 359 orang warga Intan Jaya, Papua, mengungsi ke gereja dan sejumlah tempat lainnya.

“Memang benar ada warga yang mengungsi dan anggota Polres Intan Jaya sudah mendatangi gereja yang menjadi tempat pengungsian, Selasa (9/2),” ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal dilansir dari Antara, Rabu (2/9/2021).

Beberapa warga mengaku takut dengan adanya teror Kelompok OPM. Mereka memilih mengungsi dibanding menetap di rumah.

“Kami ingin hidup aman seperti saudara-saudara kami yang ada di daerah lain di Papua dan kami mendukung kehadiran TNI-Polri karena sejak Kelompok OPM berada di sekitar kampung, warga senantiasa merasa ketakutan,” ujar Kamal mengutip salah satu pernyataan warga yang mengungsi.

Diketahui, seorang warga di Intan Jaya ditembak dari jarak dekat oleh Kelompok OPM saat hendak membeli minyak tanah pada Senin (8/2) pukul 17.30 WIT di Kampung Bilogai Distrik Sugapa. Korban sudah dievakuasi ke rumah sakit.

Momen penembakan terjadi saat korban Ramli NR memanggil istrinya, M. Kelompok OPM menembak korban Ramli NR di depan mata istrinya.

“Korban memanggil saksi karena ada yang menjual minyak tanah, kemudian pelaku menyampaikan kepada saksi bahwa dia tidak membawa jeriken minyak tanah dan meminta jeriken kepada saksi, saat saksi hendak membalikkan badan untuk mengambil jeriken pelaku langsung menodongkan senjata kepada korban dan menembak korban dengan senjata api laras pendek,” ungkap Kombes Kamal.

Setelah menembak korban, pelaku melarikan diri. Istri korban pun berteriak meminta bantuan setelah melihat peristiwa tersebut. Masyarakat di sekitar lokasi panik dan berlarian.

Selain ke warga sipil, Kelompok OPM mengancam Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni. Sampai-sampai Natalis Tabuni mengaku lebih sering di luar daerah karena merasa menjadi target.

“Memang benar Bupati Intan Jaya sempat mengaku khawatir bila lama di wilayahnya karena ancaman Kelompok OPM,” kata Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw, Selasa (9/2/2021), seperti dilansir Antara.(SM05)

 3 total views,  2 views today

Mambruk

Sebuah Berita Terkini & Investigasi Di Tanah Papua

Tinggalkan Balasan