Kadis Pendidikan : Polisi akan Tertibkan Sekolah yang Belajar Tatap Muka

Timika, Suaramambruk.com – Pemberlakuan adaptasi kehidupan baru di Kota Timika ibu kota Kabupaten Mimika Provinsi Papua kembali dilanjutkan hingga 8 Februari 2021 mendatang.

Dalam kesepakatan bersama yang ditandatangani usai pertemuan di Hotel Grand Mozza, Senin (25/1/2021), disepakati aktivitas belajar di sekolah masih belum diijinkan hingga ada pemberitahuan selanjutnya.

“Sekolah belum bisa,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika Reynold Ubra saat diwawancara usai pertemuan.

Lanjutnya, untuk sekolah-sekolah tingkat SMA atau SMK yang masih melaksanakan aktivitas belajar di sekolah akan ditertibkan.

“Tadi instruksi Bupati untuk pihak polres melihat itu (Sekolah yang tatap muka),” ungkap Reynold.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan, Jeni Usmany mengatakan untuk sekolah tingkat SMA dan SMK tetap harus mengikuti instruksi pemerintah Kabupaten Mimika tentang aktivitas belajar tatap muka belum diijinkan.

Karena meskipun SMA dan SMK secara aturan berada dibawah Dinas Pendidikan Provinsi, namun sebagai pemilik kewilayahan harusnya tetap mengikuti peraturan yang ditetapkan di daerah tersebut.

“Mereka harus tunduk pada aturan yang ditetapkan Pemda Mimika,” tegas Jenny.

Kadis Kesehatan Sesalkan Belajar Tata Muka

Sebelumnya  Pemerintah Kabupaten menyesalkan sekolah setingkat SMA dan SMK yang melaksanakan aktivitas tatap muka di sekolah.oenjabat Sekda Mimika Jenny Usmani yang juga Kepala Dinas Pendidikan menegaskan semua jenjang sekolah termasuk SMA SMK tidak boleh melaksanakan aktivitas tatap muka di sekolah.

Sekalipun SMA dan SMK secara aturan berada dibawah Dinas Pendidikan Provinsi, namun harus tetap mematuhi peraturan di daerah setempat.

“Maka mereka harus tunduk pada aturan yang ditetapkan Pemda Mimika. Jadi tidak boleh ada tatap muka,” ungkapnya saat diwawancara usai pertemuan di Hotel Grand Mozza Timika, Senin (25/1/2021).

Bahkan, sekolah yang melaksanakan tatap muka tidak melaporkan dan tidak ada komunikasi kepada Dinas Pendidikan setempat.“Saya sudah bilang tidak boleh,” ujarnya.

Jenny mengatakan, meskipun hanya tatap muka untuk mata pelajaran produktif namun harus tetap melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan karena harus dilihat jadwalnya.“Walaupun hanya tatap muka untuk mata pelajaran produktif namun harus tetap ada koordinasi supaya kalau misalnya ada pertanyaan kita bisa menjawab,” tuturnya.

Ia mencontohkan sebelumnya ada instruksi Menteri Pendidikan untuk bisa melaksanakan tatap muka, namun harus dilakukan simulasi terlebih dahulu dan tidak dilakukan serentak.“Jadi sebaiknya mereka tutup karena kalau tidak pasti kita minta Satpol PP yang tutup,” tegasnya.(SM03)

 2 total views,  2 views today

Mambruk

Sebuah Berita Terkini & Investigasi Di Tanah Papua

Tinggalkan Balasan