Kapolda Papua : Masyarakat Tidak Terprovokasi Kasus Rasisme Pigai , Mabes Polri Sudah Respon Laporan

Kapolda Papua dalam kesempatanya mengatakan bahwa terkait dugaan rasisme kepada Natalius Pigai, apa yang sudah dilakukan oleh sejumlah elit untuk melakukan petisi dalam rangka mendorong aparat keamanan untuk melakukan proses hukum, ini sudah kami tanggapi dan dijawab lewat upaya-upaya yang sinergi mulai dari Papua dan Papua Barat maupun di Jakarta dan Mabes Polri.

“Kami sudah melapor kepada pimpinan dan menjadi atensi pimpinan langsung bahwa dalam waktu dekat ini akan dilakukan proses penegakan hukum terhadap para pelaku, termasuk mereka yang ikut memviralkan adanya ocehan kepada Natalius Pigai yang dianggap rasis,” ucap Kapolda Papua.

Lanjut Kapolda Papua, bahwa hari ini pelaku akan diamankan ke Mabes Polri untuk di Proses hukum. Saya berharap kepada rekan-rekan media untuk sampaikan kepada khalayak umum agar tidak lagi membuat aksi, karena para pelaku akan di proses hukum.

“Karena kita tau siapa pun di Negara ini yang melakukan suatu Tindakan perbuatan melawan hukum dia harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di depan hukum. Untuk itu dihimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi, serahkan sepenuhnya perkara ini ditangani oleh pihak berwajib,” tutup Kapolda Papua.

Sebelumnya Sejumlah Pihak Di Tanah papua Sperti Grup Sporit OF papua Dan KNPI Papua Barat Telah Melaporkan   politikus Hanura Ambroncius Nababan Ke Polda Papua dan Papua Barat .  Mabes Polri Sendiri sudah bergerak cepat Melalui Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Brigjen Slamet Uliandi “Benar, ada pemanggilan terhadap yang bersangkutan,” kata Jendral Bintang Satu itu Senin (25/1/2021)

Surat pemanggilan terhadap Ambrocius Nababan ini Nomor: S.Pgl/38/2021/Dittipidsiber. Surat panggilan dilayangkan pada hari ini. Dia dipanggil dengan status sebagai saksi pada Rabu 27 Januari 2021 pukul 10.00 WIB.

Pemanggilan oleh Dittipidsiber Bareskrim Polri ini merupakan bentuk respons cepat atas adanya aduan masyarakat yang masuk ke Polda Papua Barat dan Bareskrim pada 24 Januari dan 25 Januari hari ini. Bareskrim sudah menerbitkan surat perintah penyidikan terhadap perkara ini.

Dalam pemanggilan ini, penyidik siber Bareskrim Polri akan mengklarifikasi ke Ambroncius mengenai akun FB yang digunakan dugaan penyebaran ujaran rasis. Dari hasil klarifikasi itu akan ditentukan langkah lebih lanjut. Perlu juga dicatat, penyidik siber Bareskrim sebelum melakukan pemanggilan juga sudah memiliki temuan-temuan awal.

 

(SM05)

 3 total views,  3 views today

Mambruk

Sebuah Berita Terkini & Investigasi Di Tanah Papua

Tinggalkan Balasan