Profil Letjen Wakasad Letjen Herman Asaribab, Meninggal Dunia di RSPAD Gatot Soebroto

Suaramambruk.com –Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen Herman Asaribab meninggal dunia. Kabar ini dibenarkan pihak RSPAD Gatot Soebroto.

“(Meninggal pukul) 13.40 WIB,” kata Kepala RSPAD Gatot Soebroto Letjen Albertus Budi Sulistya kepada detikcom, Senin (14/12/2020).

Wakasad Letjen Herman meninggal karena sakit. Ia meninggal setelah dirawat di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

detikcom sudah berupaya meminta keterangan lebih lanjut ke Kapuspen TNI Mayjen Achmad Riad soal meninggalnya Letjen Herman Asaribab. Dia mengatakan penjelasan akan disampaikan oleh pihak TNI AD.

“Nanti secara resmi akan disampaikan oleh Kadispenad,” ujarnya.

Herman belum sebulan didapuk menjalani tugas barunya sebagai wakil Jenderal Andika Perkasa. Surat telegram tugas baru itu, muncul pada 19 November 2020.

Herman Asaribab yang merupakan putra Papua ini menggantikan Letjen Fachrudin yang telah memasuki usia pensiun. Fachrudin pun menempati posisi baru sebagai Perwira Tinggi Mabes TNI AD.

Profil Letjen Herman Asaribab, Wakasad Putra Papua yang Meninggal di RSPAD (1)

Sementara posisi Pangdam Cendrawasih yang ditinggalkannya ditempati oleh Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono, yang sebelumnya menjabat sebagai Dansecapaad.

Mayjen Herman Asaribab merupakan pria kelahiran Jayapura, Papua, 10 Juni 1964. Dia lulus dari Akademi Militer pada 1988.

Berkarier di cabang infanteri, Herman sempat menempati sejumlah jabatan. Misalnya, Danrem 172/Praja Wirajakti, Wadan Pussenif Kodiklat TNI AD, Wadan Seskoad, dan Kasdam XVII/Cenderawasih.

Perjalanannya terus meningkat. Dia sempat menjadi Staf Khusus KSAD (2018—2019), Pangdam XII/Tanjungpura (2019), Pangdam XVII/Cenderawasih (2019—2020).

Tak disangka, tugas sebagai Wakasad benar-benar menjadi tugas terakhirnya dalam mengabdi kepada korps TNI AD. Dia dinyatakan meninggal dunia karena sakit.

Selamat Jalan,Pace Jenderal…. (SM07)

 81 total views,  1 views today

Mambruk

Sebuah Berita Terkini & Investigasi Di Tanah Papua

Tinggalkan Balasan