Wakapolda Papua : 4 Kabupaten Paling Rawan Saat Pilkada 2020

Merauke,Suaramambruk.com —  Wakapolda Papua Brigjen Polisi Matius D Fakhiri mengungkapkan, dari 11 kabupaten di papua, empat kabupaten dinilai paling berpotensi gangguan keamanan pada pemilihan kepala daerah tahun 2020.

Empat daerah tersebut, menurut Wakapolda, masing-masing, Kabupaten Waropen, Yahukimo, Pegunungan Bintang dan Boven Digoel.

“Ini daerah yang berpotensi adanya gangguan pada pemilukada berdasarkan indeks ganggungan keamanan pemilukada,” beber  Fakhiri kepada wartawan di Merauke, Selasa (10/11).

Dia menambahkan, dengan adanya potensi gangguan pilkada, kepolisian di masing-masing daerah telah melakukan langkah-langkah pengamanan.Selain terus berkordinasi dengan penyelenggara, kepolisian di daerah juga koordinasi dengan para calon.

Kepolisian di daerah, ungkap Fakhiri nantinya dibackup oleh personel Brimob, diapun berharap, pilkada di Papua berjalan aman dan lancar.

“Ada beberapa titik penampatan personel cadangan yakni di Merauke, Jayapura dan Timika. Daerah-daerah ini setidaknya ada penambahan 100 personel Brimob dari luar  Papua,” bebernya.

Sebelumnya Kepala Polda Papua Inspektur Jenderal Polisi Paulus Waterpauw mengatakan pemilihan kepala daerah (pilkada) yang akan dilaksanakan di 11 kabupaten di provinsi itu rawan konflik.

“Hampir semua daerah yang akan melaksanakan pilkada masuk kategori rawan konflik namun tingkat kerawanannya sedang dipetakan. Dari berbagai pengalaman dalam penanganan keamanan selama pilkada, memang sering kali menimbulkan kerawanan akibat para pihak berupaya dengan segala cara untuk menjadi pemenang,” ujarnya, Kamis (25/6/2020).

Dia mengakui, untuk meminimalisir tingkat keamanan di kabupaten yang akan melakukan pilkada, polisi mendekati semua elemen masyarakat agar pilkada berlangsung aman. (SM04)

 1 total views,  1 views today

Mambruk

Sebuah Berita Terkini & Investigasi Di Tanah Papua

Tinggalkan Balasan