LP3BH : Kasus Korupsi Huntara Susweni , Kejaksaan Sudah Bisa Menetapkan Tersangka I-Papua

Manokwari,Suaramambruk.com— Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Yan Christian Warinussy,SH memberi apresiasi kepada Kepala Inspektorat Kabupaten Manokwari yang telah melimpahkan dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pembangunan hunian sementara (Huntara) di Susweni- Manokwari kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Manokwari. Sebagai diberitakan Surat Kabar Harian (SKH) Tabura Pos bahwa pelimpahan tersebut terjadi,” karena pihak yang diduga bertanggung-jawab atas kerugian keuangan negara akibat kekurangan volume kegiatan pembangunan Huntara belum mengembalikan dugaan kerugian Negara”. Kata Warinussy, Kamis (05/11/2020)

Pengacara Senior Tanah Papua Itu Mengatakan , dalam laporan hasi pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Papua Barat, ditemukan adanya kekuranga volume pembangunan huntara di Susweni pada BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Manokwari senilai Rp. 4 Milyar. Dana tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Manokwari Tahun Anggaran 2016. Berkenaan dengan pelimpahan tanggung jawab tersebut, maka saya kira “bola” perkara dugaan Tipikor huntara jelas ada di Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Manokwari.” Kata Warinussy

Sebab Ia Mengatakan  kira berkas perkara tersebut sudah dipahami oleh Kejari Manokwari dan para jaksa penyidiknya. Sehingga tentu dalam waktu tidak lama, Kajari Manokwari bisa menetapkan dimulainya penyidikan dan menetapkan para calon tersangka sebagai pihak-pihak yang bertanggung-jawab secara hukum nantinya.

“ Dana 4 Milyar bukanlah sedikit dan penting untuk diselidiki. Sekarang tinggal menunggu Kejari membuktikan kemampuannya mengungkap peristiwa pidana yang telah “tertahan” proses hukumnya sejak tahun 2016 lalu tersebut”. Kata Warinussy (SM01)

 7 total views,  7 views today

Mambruk

Sebuah Berita Terkini & Investigasi Di Tanah Papua

Tinggalkan Balasan