Pasukan Ular Piton Hijau ,Penjaga Tambang Emas Papua

Timika,Suaramambrukdotcom— Belakangan ini situasi di Papua sedang bergejolak. Mengingat ada dua prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI AD), yang gugur akibat keganasan dari kelompok saparatis bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, komandan Komando Resort Militer 174/Anim Ti Waninggap atau Korem 174/ATW memberangkatkan gelombang pertama Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Infanteri Raider 756/Wimane Sili (Yonif Raider 756/WMS).

Berdasarkan informasi  dari siaran resmi TNI AD Minggu 20 September 2020, Satgas Yonif Raider 756 diberangkatkan Danrem Merauke Brigjen TNI Bangun Nawoko, untuk mengamankan wilayah Kodim 1710/Mimika.”Selalu dalam kewaspadaan yang tinggi, jangan lengah, patuhi Protap yang telah ditentukan, jaga dan amankan senjata selama perjalanan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan dan antisipasi segala kemungkinan yang dapat terjadi,” kata Danrem.

Sebanyak 30 prajurit asal satuan Yonif Raider 756/WMS yang diberangkatkan untuk mengisi tiga pos penjagaan tambang emas PT. Freeport Indonesia (PT. FI). Mereka akan disebar ke Pos Borovit, Pos Navaro dan Pos 240.

Brigjen Bangun juga tidak lupa untuk meninjau langsung satuan yang memiliki lambang ular piton hijau ini. Bangun juga memeriksa setiap perlengkapan, serta kendaraan yang akan digunakan Yonif Raider 756/WMS. Ternyata tugas pengamanan yang dilakukanh Satgas Yonif 756/WMS, merupakan satgas pengamanan di wilayah Kodim Mimika yang sudah berulangkali ditugaskan di beberapa wilayah Mimika untuk melindungi masyarakat. (SM01)

 4 total views,  4 views today

Mambruk

Sebuah Berita Terkini & Investigasi Di Tanah Papua

Tinggalkan Balasan