Sayang Madabayan aktifis anti Rasisme Papua  Harapkan  Generasi Muda Papua Berjuang Usir Indonesia Dari Papua 

Suaramambrukdotcom–Tokoh Perempuan Papua mewakili Tahanan Politik juga Narapidana politik papua yang pernah mendekam di penjara Kepolisian Indonesia kasus membawa 1434 bendera Bintang kejora saat peristiwa Demonstrasi Anti Rasisme Papua ketika Mahasiswa Papua di hina di asrama mahasiswa Dikota Surabaya dengan menidektikan rakyat Papua yang kulit hitam rambut keriting sebagai Monyet .Sayang Manfabayan Tampil menyampaikan sambutan atas peringatkan 1tahun peristiwa rasisme tersebut di peringati di kantor Dewan Adat Papua DAP jalan Pahlawan Langgeng Manokwari (17/8) mengatakan kalau Mau jangan lagi orang Papua di sebut Monyet Maka kita harus bangkit lawan dengan demonstrasi di jalan sampai Indonesia angkat kaki dari Papua dengan Papua Merdeka kalau tidak jangan heran kalau nanti kedepan ada lagi yang jadi korban Rasis baru lagi

Dikatakan Sayang Manfabayan bahwa kini rakyat juga bangsa papua punya utang yakni 22yahanam politik di kota Fakfak juga Wamena untuk.itu kita. Harus turun demo.ke jalan untuk.pembenasan mereka .

Dikatakan sayang bahwa kita generasi muda harus jauhkan diri dengan model kelompok apatis yang hanya harapkan kemerdekaan papua akan jatuh dari langit tapi mari untuk papua. Merdeka kita harus turun ke jalan demonstrasi lawan pemerintah ini agar orang di luar negri bisa punya alasan untuk.bagaining dengan pihak lain .

Saya juga berterimakasih untuk para pendahulu pejuang papua mereka mereka yang menetes kalam tanam nasionalisme akhirnya kini kita generasi bari tau kenal siapa diri kita .

Dia juga mengharapkan agar adanya persatuan nasional terus di pupuk juga di bangun untuk lawan kolonialisme.

Pada kesempatan yang sama juga di bacakan 5 butir tuntutan .

1,pemerintah indonesia segera melepaskan tahanan politik di Fakfak juga Wamena tanpa syarat.

2.pemerintaj Indonesia wajib buka ruang demokrasi di tanah Papua.

3.pemerintah indonesia terutama pihak keamanan segera. Hentikan intimidasi teror kepada aktifis Papua .

4.pemerintah Indonesia pansus DPRRI segera hentikan pansus otsus jilid Ii segera buka ruang demokrasi berupa  penentuan Nasib Sendiri bagi rakyat west papua.

5.jika tak fi hiraukan oleh pemerintah Indonesia pintu 1-4 kita pemuda papua semua komponen akan mogok nasional . (SM01)

 3 total views,  3 views today

Mambruk

Sebuah Berita Terkini & Investigasi Di Tanah Papua

Tinggalkan Balasan