Senin 13 Juli 2020: Papua dan Papua Barat Waspada Hujan Lebat

Suaramambrukdotcom –Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah untuk, Senin (13/7/2020).BMKG juga memberikan gambaran peta potensi gelombang tinggi untuk beberapa daerah di Indonesia.
Dilansir dari laman resmi BMKG, sejumlah wilayah seperti Sumatera Selatan hingga Maluku berpotensi hujan lebat.sedangkan daerah lain seperti Lampung hingga Jawa Barat berpotensi hujan petir disertai angin kencang.

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem

BMKG mengungkapkan, sirkulasi siklonik terpantau di Selat Makassar bagian Selatan yang membentuk konvergensi memanjang dari Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur bagian Selatan, Selat Makassar bagian Tengah hingga Sulawesi Barat.Hal ini mendukung potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.
Selain itu, daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) terpantau memanjang dari Kalimantan Utara, perairan Utara Kalimantan hingga Laut Cina Selatan sebelah Utara Pulau Kalimantan, serta memanjang dari Papua bagian Tengah, pesisir Utara Pulau Biak, hingga perairan Timur Pulau Halmahera.Kondisi ini dapat meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di sepanjang daerah tersebut.
Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya dari Tenggara – Barat Daya dengan kecepatan 8 – 20 knot sedangkan di wilayah selatan Indonesia dari Timur – Tenggara dengan kecepatan 8 – 25 Knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Banda, Perairan Kep. Tanimbar, dan Laut Arafuru.

Gelombang laut Sedang (1.25 – 2.50 m)Terjadi di Perairan Utara Papua Barat hingga PapuaDan Samudra Pasifik Utara Papua Barat – Papua.

Imbauan BMKG

-BMKG mengimbau agar masyarakat memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, seperti:
-Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m)
-Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m)
-Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m)
-Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).

Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi diminta tetap selalu waspada.

 2 total views,  2 views today

Mambruk

Sebuah Berita Terkini & Investigasi Di Tanah Papua

Tinggalkan Balasan