JDP : Desak Jokowi Mengelar Dialog Jakarta – Papua

(foto: Deputy Jaringan Damai Papua, Yan christian Warinusy, SH Di Kantor LP3BH Manokwari)

Suaramambrukdotcom — Jaringan Damai Papua (JDP) di Provinsi Papua Barat, mendesak Presiden Republik Indonesia Ir.H.Joko Widodo untuk segera menyiapkan penyelenggaraan Dialog Jakarta-Papua untuk menyikapi aspirasi politik rakyat Papua yang kini mendunia dan turut berpengaruh pada situasi politik nasional Indonesia. Deputy Jaringan Damai Papua, Yan Christian Warinusy, SH Mengatakan Aspirasi rakyat Papua adalah tunggal yaitu meminta diberikannya kesempatan yang adil bagi mereka untuk menentukan nasib sendiri. “hal ini pun menurut saya tidaklah berlebihan, karena di dalam preambule (pembukaan) dari konstitusi negara yaitu UUD 1945 jelas diakui adanya hak segala bangsa untuk memperoleh kemerdekaan”.

Pengacara Yang Banyak membela Kasus makar dan kekerasaan di papua itu, mengataka  Desakan aspirasi tersebut sesungguhnyab sudah terkuak sejak bertemunya Tim 100 wakil rakyat Papua pada Februari 1999 dengan Presiden RI Prof,DR.Ir.Bachruddin Jusuf Habibie dan jajran pemerintahanya di Istana Negara saat itu. ” di dalam penyelenggaraan Musyawarah Besar (Mubes) Rakyat Papua tahun 1999 serta Kongres Rakyat Papua II Tahun 2000 telah kuat aspirasi tersebut dan strategi perjuangannya melaluin jalan damai, yaitu dialog”.  Kata Warinussy.

Yan yang juga Direktur LP3BH Manokwari menyarankan, dalam menyikapi aspirasi tersebut dewasa ini menurutnhya Presiden Jokowi dapat harus memulai Dialog Damai dengan rakyat Papua. Caranya adalah dengan memberi ruang politik dan waktu serta menerima kehadiran wakil-wakil rakyat Papua di dalam dan di luar negeri untuk berdialog dengan Presiden sebagai Kepala Negara Republik Indonesia.

“Untuk itu sepeninggal almarhum teman saya Pater DR. Neles Tebay wafat, maka sudah saatnya Presiden menunjuk minimal 1 (satu) hingga 2 (dua) orang sebagai tokoh kunci Dialog Jakarta-Papua untuk memulai tugas menjajaki dilaksanakannnya dialog damai tersebut.

“Kedua tokoh dapat diambil dari luar pemerintahan Presiden saat ini, tapi merupakan tokoh yang bisa berkomunikasi secara bersahabat tanpa tendensi politik apapun dengan semua elemen politik rakyat Papua serta Pemerintah Indonesia.” kata Warinussy

Pengacara senior papua juga menambahakan , Dialog juga harus dengan pihak-pihak yang terus terlibat dalam konflik bersenjata di Tanah Papua, baik TNI, Polri maupun TPN Papua Barat dan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) serta kelompok resisten lainnya. “Kiranya Presiden Jokowi dapat memulai langkah awal menuju penyelesaian persoalan Papua secara damai melalui penunjukkan tokoh kunci Dialog Papua-Jakarta tersebut sejak sekarang ini” kata yan ( SM02)

 21 total views,  21 views today

Mambruk

Sebuah Berita Terkini & Investigasi Di Tanah Papua

Tinggalkan Balasan