Meskipun Rentan ,WHO Akhir KLB Polio Di Papua

(Suara Investigasi Di Tanah Papua)

Suaramambrukdotcom – Badan Kesehatan Dunia (WHO) memutuskan telah mengakhiri KLB polio di Provinsi Papua. KLB polio dihentikan dengan sejumlah pertimbangan.

Kementerian Kesehatan, dalam situs resmi mereka, seperti dikutip Rabu (17/6/2020) menyebut Regional Director Dr. Poonam Khetrapal Singh menyampaikan hal itu langsung kepada Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan RI drg. Oscar Primadi melalui surat nomor P7/48/48 pada 26 Mei 2020 tentang Penghentian Outbreak Polio di Papua.

Kemenkes menyebutkan, Dr. Poonam Khetrapal Singh memutuskan mengakhiri KLB polio berdasarkan penilaian yang dikoordinasikan WHO pada April 2020. Polio di Papua diakibatkan oleh Vaccine-Derived Poliovirus Type 1 cVDPV1 (circulated Vaccine Derived Polio Virus type 1) yang terdeteksi pada 2019.

“Saya mengapresiasi upaya pemerintah Indonesia dan semua jajaran tenaga kesehatan garda depan yang berkontribusi dalam kesuksesan ini di bawah kepemimpinan Anda (Menkes Terawan),” katanya.

Pada Maret 2020, Komite Kegawatdaruratan di bawah International Health Regulations (2005) memutuskan Indonesia tidak lagi sebagai negara yang terjangkit meskipun tetap rentan akan terinfeksi kembali oleh virus polio atau cVDPV1.

“Saya lebih menyoroti bahwa ini merupakan tantangan untuk Indonesia dalam memelihara ketahanan imunitas masyarakat terhadap Polio di semua provinsi dengan memberikan dukungan vaksin polio lewat mulut (OPV) serta dengan vaksin polio inactivated (IPV) melalui sistem imunisasi,” ujar Dr. Poonam Khetrapal Singh.

 9 total views,  9 views today

Mambruk

Sebuah Berita Terkini & Investigasi Di Tanah Papua

Tinggalkan Balasan