Hadapi Persipura , Persebaya Tak Khawatirkan Posisi Bek Kiri

Suaramambrukdotcom – Persebaya Surabaya tampaknya harus terbiasa tanpa bek kiri murni. Saat ini Green Force –julukan Persebaya– hanya memiliki Nasir di posisi tersebut. Sayang, pemain 26 tahun itu diragukan bisa main lantaran cedera hamstring.

Kondisi mantan pemain Arema FC itu sebetulnya mulai membaik. Tapi, pelatih Persebaya Aji Santoso tak mau ambil risiko. ”Semua pemain sebenarnya dalam kondisi yang bagus. Kecuali Nasir ya. Kondisi hamstringnya masih belum sembuh betul,” kata mantan pelatih PSIM Jogjakarta itu. Artinya, Nasir mungkin menepi saat Persebaya bersua Persipura Jayapura (13/3).

Tapi, Aji tak khawatir. Apalagi, dalam laga perdana kontra Persik Kediri (29/2), Nasir juga absen. Posisi bek kiri jadi milik Rachmat ”Rian” Irianto. Dengan masih absennya Nasir, sangat mungkin bek kiri akan dipercayakan kepada Rian. Selain Rian, masih ada Abu Rizal Maulana ataupun Alwi Slamat yang bisa diplot sebagai bek kiri.

Posisi bek sayap jadi krusial menjelang laga kontra Persipura. Apalagi, Mutiara Hitam –julukan Persipura– punya winger dengan kecepatan di atas rata-rata. Sebut saja Boaz Solossa dan Ferinando Pahabol. Nama terakhir bisa jadi ancaman serius. Sebab, sebagai mantan pemain Persebaya, dia tahu betul gaya permainan Green Force. Belum lagi ada Sylvano Comvalius yang bisa mengancam lini belakang.

Aji tak menampik Persipura bakal jadi salah satu ancaman. ”Mereka (Persipura) tim bagus. Tapi, kami harus siap melawan siapa pun,” kata bapak lima anak tersebut. Menurut dia, Liga 1 musim ini memang dipenuhi tim berkualitas. Meski begitu, Aji sama sekali tidak takut. ”Banyak tim berbenah, persaingan makin ketat, itu malah bagus buat menguji (kekuatan) Persebaya,” tegas mantan pelatih Arema itu.

Untung, bukan hanya Persebaya yang tidak bisa tampil full team. Mutiara Hitam juga tak dapat menurunkan skuad terbaiknya. Marinus Wanewar belum fit. Sementara itu, bek Arthur Cunha dipastikan absen. Sebab, pemain asal Brasil tersebut mendapat kartu merah dalam laga kontra Borneo FC (7/3). Kehilangan Cunha cukup merugikan Persipura. Apalagi, dia adalah pilihan utama di posisinya.

Meski bakal tampil pincang, pelatih Persipura Jacksen F. Tiago tetap tenang. Terlebih, persiapan menjelang melawan Persebaya cukup panjang. Kemarin, dari Samarinda, skuad Persipura sudah tiba di Surabaya. Mereka dijadwalkan melakoni latihan di lapangan Universitas Negeri Surabaya pagi ini. Artinya, Persipura punya waktu berlatih empat hari sebelum bentrok kontra Persebaya.

Soal persiapan panjang di Surabaya, Jacksen punya alasan. ”Itu karena kami tim musafir. Jadi, kami langsung bertolak ke kota tim lawan untuk berlatih. Karena kami mau berlatih di mana? Kami kan tidak punya home base,” kata pelatih asal Brasil itu kepada Jawa Pos. Soal tim lawan, Jacksen enggan berkomentar banyak. Pelatih 50 tahun itu memilih fokus pada tim Persipura. ”Saya belum melihat Persebaya sejauh ini seperti apa. Biar nanti pas pertandingan saja saya lihat mereka (Persebaya) seperti apa,” terangnya.

135 kali dilihat, 82 kali dilihat hari ini

Mambruk

Sebuah Berita Terkini & Investigasi Di Tanah Papua

Tinggalkan Balasan