Diskualifikasi Oleh PSSI, Persipura Mengadu Ke Jokowi

Suaramambrukdotcom– Tim putri Persipura dijatuhkan sanksi berupa diskualifikasi dari kompetisi Liga 1 Putri oleh PSSI. Sanksi itu didapat setelah PSSI merilis putusan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI di situs resminya pada Senin, 16 Desember 2019.

PSSI menjatuhkan sanksi lantaran tim putri Persipura menolak untuk melanjutkan pertandingan pada pertandingan leg kedua semifinal Liga 1 Putri kontra TIRA Persikabo, Sabtu, 7 Desember 2019.

Saat itu, pertandingan akan dilanjutkan ke babak adu penalti karena agregat sama kuat 6-6. Tapi, Persipura menolak melanjutkan ke adu penalti.

Persipura merasa sudah menang gol tandang (memasukkan 5 gol di kandang TIRA Persikabo) sehingga merasa sudah selayaknya lolos ke final tanpa harus ditentukan lewat adu penalti.

PSSI menganggap sikap Persipura itu sebagai bentuk pelanggaran terhadap aturan yang telah dibuat. Alhasil, PSSI menjatuhkan sanksi diskualifikasi untuk Persipura sehingga TIRA Persikabo lolos otomatis ke final.

Persipura berang dan tak terima dengan keputusan PSSI tersebut. Sejak Senin, 16 Desember 2019, tim berjuluk Mutiara Hitam itu pun melakukan protes lewat akun Twitter-nya, @PERSIPURA_

teranyar, Persipura bahkan sampai melaporkan PSSI ke Presiden Jokowi dalam protesnya. “Di awal tahun 2019, di kompetisi bernama Piala Indonesia, Persipura harus rela tersingkir karena aturan gol tandang,” tulisnya.

“Masih di tahun yang sama, di kompetisi bernama Liga 1 Putri, Persipura yang harusnya unggul gol tandang malah kalah WO. Dear pak @Jokowi, tolong ini dibina mereka ini @PSSI.

Hingga artikel ini ditulis, belum ada tanggapan dari Presiden Jokowi sendiri mengenai protes yang dilaporkan Persipura.

Mambruk

Sebuah Berita Terkini & Investigasi Di Tanah Papua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *