Benny Wenda , Australia Dan Selandia Baru Tutup Mata Soal Ham Di Papua

Suaramambruk,Manokwari -Tokoh Politik West Papua Benny Wenda mengatakan Australia dan Selandia Baru tutup mata , tidak pernah berbicara tentang Pelangaraan Hak asasi Manusia  di Papua Barat . padahal baru – baru ini sejumlah pasukan di dorong ke Papua dan telah terjadi pembunuhan warga sipil Oleh Militer Indonesia .

“Kami adalah manusia yang ingin hidup damai, tetapi kami didiskriminasi karena orang lain ingin mengurangi tempat kami dan mengambil sumber daya kami dengan membangun jalan “.

“Australia memiliki tanggung jawab besar di kawasan ini. Australia perlu melihat ini sebagai masalah mereka sendiri, sebagai masalah regional, karena itu tidak akan pernah hilang di mata rakyat. Masalah ini seperti kanker di dalam hati orang-orang Pasifik. ” kata wenda Seperti dilansir  Media The Guardian

Wenda mengatakan Gerakan Bersatu Pembebasan untuk Papua Barat (ULMWP) yang dipimpinnya aka mencari cara terbaik agar pemungutan suara yang bebas dan adil dilaksanakan agar memisahan diri dari Indonesia. “Kami tidak pernah menggunakan hak kami untuk menentukan nasib sendiri, yang telah menyangkal kami. Kami tidak mencari kekerasan, kami mencari hak-hak kami secara damai, untuk memutuskan bagi diri kita sendiri masa depan kita. Mari kita pilih, ”kata Wenda.

Komunike Forum Kepulauan Pasifik tahun lalu menyatakan: “Para pemimpin mengakui keterlibatan konstruktif oleh negara-negara Forum dengan Indonesia sehubungan dengan pemilihan dan hak asasi manusia di Papua Barat.”

Wenda sedang mencari komitmen yang sama dari Pemimpin Blok Pasifik tahun ini, menjelang kampanye PBB meloloskan resolusi tahun depan yang mengamanatkan pemeriksaan ulang Undang-Undang Pilihan Bebas yang diawasi PBB.

Mambruk

Sebuah Berita Terkini & Investigasi Di Tanah Papua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *